Rabu, 18 September 2013

mengenang

          saat mata mulai sayup, ku tulis sebuah kisah tentang eksploitasi hidup yang menggambarkan kehidupan bersosial tentang sebuah kebersamaan .
aku berjalan dengan kesenangan untuk mendapatkan sebuah ketenangan hati, setiap langkah ku coba berhati hati dan meresapi tentang, mungkin yang aku lakukan masih banyak kesalahan tapi apa salahnya mencoba , mungkin terlihat aneh diriku ini karena kebohanku masih sering keluar tapi aku masih bahagia di beri kebodohan karna aku bisa merasakan sebuah keindahan hidup yaitu mengenal kalian, SAHABAT
saat aku di depan layar ini aku masih ragu untuk menulis bahkan otak pun sulit berfikir saat berada di depan layar. apa boleh buat, hidupku adalah kisahku maka saat aku resah tentang hidup, ku coba untuk menulis walau sulit di cerna ,
              aku ini orang ingusan yang terdampar di kota penuh harapan , sebuah pilihan yang membingungkan entanh ini benar atau salah tapi akan kulakukan dengan lapang hati, karna aku hidup di jaman kaya' tai, dimana semua orang memprioritaskan sebuah pujian yang katanya bisa mendapatkan masa depan,
hidup ini mempunyai arti, bukan hanya mentingin diri sendiri, knapa? mungkin orang jalanan tau jawabannya,